Minggu, 28 Januari 2018

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN (LPJ) HIPMI NTT-MATARAM

A.    PENDAHULUAN
Bismilahirrahmanirrahim

Assalamu alaikum wr..wb

Segala puji bagi Allah, kepadanya kita memuji, meminta pertolongan  dan perlindungan serta mengharapkan ampunan dan kasih sayangnya. Kita berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa dan perbuatan kita, barang siapa yang diberikan petunjuk oleh Allah, maka tidak satupun mahluk yang dapat menyesatkannya dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah maka tak ada seorangpun yang akan mampu membimbingnya. Salawat serta salam semoga tetap tercurah kepada nabi Muhammad SAW, pemimpin para mujahid, panglima perang dan tokoh revolusioner yang menorehkan peradaban baru di seantero jagad raya ini, kepada keluarga, sahabat dan para pengikutnya. Bagi nmereka segala kebaikan hingga hari kiamat daqn saya bersaksi bahwa beliau telah menyampaikan risalah, menunaikan amanah, dan telah berjuang dijalan Allah dengan sebenar-benarnya.
Rekan-rekanku peserta RTA yang saya hormati. Satu periode kepengurusan yang singkat sehingga tanpa terasa akan segera berakhir, rasa semangat yang bergelora terhimpun dalam diri tiap-tiap pengurus untuk saling berhimpun membangun dan melakukan pembaharuan demi eksistensi keberadaan organisasi kita yang tercinta ini. Langkah demi langkah telah kami coba jejakkan, dari rangkulan tangan yang saling bergenggam erat bersama, hingga pemikiran-pemikiran telah coba kami telurkan. Sebuah perjuangan kecil yang kami anggap besar karena ini untuk organisasi yang telah membesarkan kami dan kalian semua. Meski demikian kami pun tak meng-ellakkan begitu banyak kekurangan-kekurangan yang kami goreskan dalam perjalanan selama menjabat dikepengurusan ini.
Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat dan menyisakan derai keringat dan debu ynag melekat diwajah para pengurus yang tak pernah mengenal kata lelah dalam perjuangan. Mereka tersenyum ceria dan menyapa dengan bahasa yang lembut yang membawakan mkana kasih sayang terhadap sesamanya. Sikap yang selalu ditunjukkan oleh para pengurus adalah sikap ingin maju dan memberikan teladan yang baik bagi sesamanya. Karena Allah telah mengisyaratkan dalam Al Qur’an Surat Ali imron 104 : “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung”
Tidak ada lagi alasan bagi kita untuk terus berdiam diri dalam penjara keterbelakangan, sedangkan pada saat yang sama seluruh alam sedang berlari mengejar kemajuan. Kita memiliki potensi, factor-faktor mental spiritual, moral serta aktivitas yang mewajibkan kita untuk maju. Kita juga memiliki sumber daya alam dan manusia memungkinkan kita untuk ikut berjalan dalam rombongan kemajuan serta menyusul rombongan  yang “memproduktivitas kemajuan”
Kita sadari bahwa kita tidak memiliki arti yang sebenarnya tapi kita tabu bahwa kita adalah bagian dari organisasi  ini, maka mari kita benahi diri, tata dan atur niat kita dengan dasar keikhlasan agar perjuangan  ini tidak mengenal kata surut ataupun mundur atau bahkan hanya aku ingin keluar jadi penonton, tidak mau sebgai pemeran atau pelaku. Perjalanan organisasi  selama satu Tahun ini sungguh sangat banyak menorehkan lika liku perjuangan, ada saatnya senyum semeringan dan gembira sekali,ada kalanya susah dan sedih terlebih lagi ketiak idealism anggota dan loyalitasnya habis terkikis oleh linkungan dan masanya, sehingga tidak sedikit anggota yang harus kesandung oleh sandungan idealisme yang sudah terkikis. Sehingga beruntunglah orang-orang yang bertahan dari terpaan badai yang menghempas yang datang secara tiba-tiaba. Oleh karena itu marialh kita berusaha  agar kita selalu tetap istiqomah dan melebur dalam dunia perjuangan membangun diri dan organisasi  ini sampai akhir hayat kita.
Mari Dilaporan pertanggungjawaban ini ( LPJ )  ini marilah kita salaing introfeksi dan evaluasi diri kita semua untuk berbenah menuju organisasi yang lebih baik dan progressive. Kita singsingkan lengan baju, tancapkan azzam, kuatkan ghirah untuk tetap kokohnya organisasi dengan memberikan masukan yang konstruktif, kreatif dan inovatif demi perbaikan pada pengurusan selanjutnya dan bukan momentum untuk mencari-cari kesalahan yang akan membuat kehancuran dalam diri dan organisasi ini.
Kejujuran dan ketulusan hati untuk berintrospeksi diri secara obyektif menjadi suatu kemestian agar forum yang mulia ini benar-benar dapat menjadi langkah awal untuk merangkai masa depan yang gemilang.
Presidium sidang dan peserta sidang yang kami banggakan. RTA merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi untuk menentukan proses dan jalannya organisasi yang kita cintai ini. Seuntai harap pada kita semua agar evaluasi dan proyeksi dapat dihasilkan dari sebuah pemikiran otak yang cerdas dan hati nurani yang bernurani, karena semuanya hanya semata-mata untuk himpunan tercinta ini bukan untuk siapa-siapa.
. Dengan segala kerendahan dan ketulusan hati perkenankanlah kami menyampaikan laboran pertanggungjawaban dari amanah yang kami emban selama satu periode.








B.      KONDISI OBYEKTIF
1.       Kondisi Internal
Presidium sidang dan peserta sidang yang kami banggakan.
Ada secercah asa ketika kepengurusan awal kami bentuk, dengan komitmen dan semangat pengurus untuk menyusun program kerja yang akan dilaksanakan hinggá rutinitas berhilir mudik di kota mataram seperti ibu yang mencari kebutuhan dapur dipasar.  Namun berjalannya waktu cercahan asa itu tampak memudar dan hanya menyisakan pesan singkat yang dikenal dengan orang-orang kuat&sakti atau mungkin ibu yang pergi kepasar itu benar adanya. Wallahhualam
Sedikit meng-copy paste dari ilmuwan AS Hornby bahwa : ‘Kader merupakan sekelompok orang yang terorganisir secara terus menerus dan akan menjadi tulang punggung bagi kelompok yang lebih besar”. Definisi kader tersebut harus menjadi bahan koreksi bagi kader HIPMI, apakah kader HIPMI sudah menjadi tulang punggung bagi kelompok yang lebih besar. Tolak ukur yang sederhana untuk melihatnya adalah sumbangsih kader ke organisasi, miris memang jika kita berpatokan pada tulang punggung pesan oom AS Horby sebelum beliau meningggal. Namun, nasi memang telah menjadi bubur tinggal bagaimana kita meracik bubur itu menjadi makanan yang lezat dengan racikan-racikan yang tepat sehingga mungkin bubur tersebut bisa menjadi bubur ayam yang lezat
Kondisi organisasi diperparah lagi dengan adanya anggota-anggota senior yang diharapkan mampu membimbing dan menidik kita mengenai ilmu organisasi ternyata satu persatu wisuda dan meninggalkan kita semua.
Presidium sidang dan peserta sidang yang kami banggakan
Gambaran diatas memang telah menjadikan dinamika organisasi yang dinamis hingga cenderung bergerak menukik tajam hampir tenggelam, diperparah dengan lemahnya pengurus dalam membangun silaturahmi antar sesama pengurus. Amat sangat mudah untuk mengkambing hitamkan semua yang terjadi namun, dengan suatu itikad niat yang luhur terhadap himpunan yang terhimpun pada diri-diri pengurus kami tetap berada disini, berdiri tegak membumbungkan dada dan meninggikan pola fikir kami bahwa kami tetap bisa mengayuh roda kepengurusan hingga kewajiban-kewajiban seminimal mungkin kami laksanakan.

2.       Kondisi Eksternal
Presidium sidang dan peserta sidang yang kami sayangi
Sebagai organisasi yang telah bermasyarakat dan mengakar tentunya menjadikan nuansa yang berbeda di kehidupan eksternal HIPMI NTT-MATARAM. Ada harapan-harapan besar yang ditanam pada anggota-anggota yang di distribusikan didunia kampus misalnya. Sebagai upaya untuk membangun pencitraan bahwa HIPMI NTT-MATARAM mampu menghasilkan mahasiswa paripurna yang mampu menyeimbangkan nilai intelektualnya dengan kemampuan berorganisasi, namun pada kenyataanya kader HIPMI NTT-MATARA masih mengaggap ini sebagai bingkai historis struktural dan pragmatis. Keadaan tersebut diperparah dengan rendahnya prestasi-prestasi yang dihasilkan dari anggota-anggota yang telah didistribusikan di lembaga-lembaga kampus tersebut.
C.     DESKRIPSI KONDISI KEPENGURUSAN DAN ANGGOTA
DALAM SEBUAH ORGANISASI harus tetap ditopang oleh empat hal pertama,mean, kedua moeny, ketiga skill,dan keempat wadah. Pada kesempatan ini kami hanya bercerita sedikit tentang kondisi pengurus selam 1 tahun ini. Sejak pertama kali dilantik sebagai pengurus HIPMI NTT-MATARAM semua departemen sudah terisi dengan para pemimipin-pemimpin disetiap departemen. Dan struktur kepengurusan pun berjalan dengan baik, mulai dari ketua departemen,sekdep, bendum dan struktur lainnya.
Dalam 1 tahun ini ada beberapa kali pergantian/ reshufel kepengurusan dimasing-masing departemen, diantaranya departemen pengkaderan dan pengembangan intelektual, departemen humas dan ham dan advokasi.
Untuk mengetahui keadan pengurus dan anggiota maka disini kami mencoban menganalisis dengan mengunakan analisis SWOT
1.      Strenght (kekuatan)
a.       Pengurus yang solid
b.      Bertambahnya jumlah anggoata
c.       Semakin banyak pengurus dan anggota yang tersebar di organisasi mahasisiwa lainya
2.      Weaknes (kelemahan)
a.       Kesadaran dan pengorbanan diri pada pengurus dan anggota masih sangat kurang
b.      Kurangnya pembinaan
c.       Kurang memperhatikan system penataan administrasi
d.      Tidak punya secretariat yang permanen
e.        Budaya diskusi sanghat lemah
f.       Sifat apatis pengurus dan anggota yang masih sangat membudaya
3.      Opportuniy (peluang)
a.       Jumlah kader bertambah
b.      Pengurus dan anggota mempunyai ilmu organisasi yang memadai
c.       Tersebarnya anggota diberbagai organisasi kemahasiswaan
d.      Dukungan sesepuh/orang tua dan alumni
4.      Threats (tantangan)
a.       Kejenuhan temporer
b.      Ketidak aktifan dan apatisnya pengurus dan anggota
c.       Bermunculan berbagai macam wajihah yang menyenggol kader-kadeer yang sudah terbina.
d.       Lost generation


D.    REALISASI PROGRAM KERJA

E.     RINCIAN UANG ORGANISASI


F.      EVALUASI DAN PROYEKSI
Presidium sidang dan peserta sidang yang kami Cintai
Bercermin dari kepengurusan periode ini maka ada beberapa hal penting yang patut menjadi perhatian kita bersama sebagai bahan evaluasi,proyeksi sekaligus rekomendasi kepengurusan cabang berikutnya yaitu :

Pertama; harus adanya peneguhan hati (komitmen) untuk benar-benar niat,membulatkan tekad dan terus menjaga api gelora bernama semangat untuk anggota dan pengurus kedepan agar lebih optimal menghasilkan kinerja-kinerja komisariat yang lebih baik.
Kedua; layaknya organisasi kemahasiswaan maka semestinya seluruh pengurus inti adalah mahasiswa yang masih aktif dikampus. Oleh karena itu percepatan kepengurusan menjadi kewajiban saat ini.
Ketiga; tradisi intelektual(diskusi-diskusi kecil hingga arus sosialisasi isu-isu aktual) harus kembali dibangkitkan, kedisiplinan dan toto kromo harus segera dibenahi.
Keempat; penguatan pemahaman kader tentang substansi mision HMI, dengan harapan dapat mempengaruhi gerak kader HMI dalam menyikapi keberadaan pendistribusian kader dikampus sebagai bentuk contoh awal/kecil mengabdi pada masyarakat.
G.      PENUTUP

Demikianlah laporan kerja ini kami sampaikan, dengan harapan dalam forum yang mulia ini dapat dibangun sebuah formulasi perbaikan yang komprehensif. Kami sangat yakin dari rahim forum ini akan lahir ide-ide cerdas, akhirnya dengan segala kerendahan hati kami mohon masukan dari seluruh elemen agar kedepannya kita bisa memperbaiki diri masing-masing demi komisariat tercinta. Atas perhatian rekan-rekan semua kami ucapkan terimakasie. Sebagai kata penutup, dengan tulus dan ikhlas kami mohon maaf yang sedalam-dalamnya atas segala kesalahan, kelalaian dan kehilafan baik dalam interaksi maupun sikap kami dalam memegang amanah selama satu periode, semoga kita semua diberikan petunjuk olehNya.

Billahittaufiq walhidayah                          
Wassalamu’alaikum




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PANDUAN BAGAIMANA MENJADI AGEN TIKET PESAWAT TERLENGKAP

Buruan stok terbatas https://account.ratakan.com/aff/go/umar1991?i=308